Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ramsi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ramsi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2011

700 Umat Buddha Hadiri Dhamma Talk di Vihara Buddha Ramsi Delitua


Delitua, (Analisa)
Buddha Ramsi
Sekira 700 umat Buddha menghadiri acara Dhamma Talk yang disampaikan YM Luang Phor Jamnean Seelassettho dari Krabi Thailand di Vihara Buddha Ramsi Jalan Kebun Sayur, Delitua, Minggu (19/6) malam.
Sebelum Dhamma Talk dimulai Ketua Panitia Roland Tanpis menyampaikan laporannya yang mengatakan, tema Dhamma Talk kali ini "Membangun Kebijaksanaan dan Cinta Kasih Melalui Dhamma".
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada YM Luang Phor Jamnean Seelassettho dan para Bhikkhu di mana kita ketahui jadwalnya cukup padat, tetapi beliau masih menyempatkan hadir untuk memberikan Dhamma Talk di Vihara Buddha Ramsi ini.
Dikatakannya, tujuan diselenggarakan kegiatan Dhamma Talk, agar umat Buddha lebih dalam dan bisa mempraktekkan dhammanya dalam kehidupan sehari sesuai dengan tema tadi.
Sedangkan, Pembimbing Agama Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provsu Ketut Supardi S. Ag MSi dalam sambutannya, menyambut baik diadakannya Dhamma Talk di Vihara Budhha Ramsi ini. Dan juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Buddha Ramsi atas ide-ide untuk memberikan Dhamma Talk, apalagi yang pada malam ini acara Dhmma Talk dihadiri YM Luang Phor Jamnean Seelassettho.
Berkah yang Mulia
Dia mengungkapkan, bagi umat Buddha mendengarkan Dhamma merupakan berkah yang mulia. Karena kita bila semakin mendalami dan memahami tentang ajaran agama Buddha, dhama itu sendiri, maka akan terjadi perubahan mental yang tadi masih buram.
"Mudah-mudahan dengan mendengar dhamma nantinya kita semakin cerah dan cemerlang serta dapat mengembangkan cinta kasih dan kasih sayang di kehidupan sehari-hari," tandasnya.
Usai mememberikan kata sambutannya, Supardi membuka acara Dhamma Talk tersebut. Acara diawali dengan menyungguhkan tarian penyambutan oleh anak-anak Sekolah Minggu Buddhis Dhamma Mitta. Kemudian pembacaan doa pembuka. Selanjutnya ceramah Dhmma Talk yang disampaikan YM Luang Phor Jamnean Seelassettho.
Dalam Dhamma Talk itu, YM Luang Phor Jamnean Seelassettho menceritakan kehidupannya sejak usia 5 tahun telah mempratekkan dhamma dan bermeditasi yang diperolehnya dari ayahandanya. Hingga beliau usia 20 tahun, ditahbiskan sebagai Bhikkhu dalam tradisi Theravada.
Dalam dhammanya, beliau mengajarkan cinta kasih melalui ajaran Buddha Dhamma. Karena dengan cinta kasih itu dapat menolong dan memiliki manfaat yang luar biasa. "Kalau kita menjalankan itu dunia akan aman dan damani," ucapnya.
Hadir dalam kegiatan Dhamma Talk itu antara lain Bhikkhu Sangha dari Jakarta dan Bhikkhu dari Medan, MBI Sumut, Ketua Yayasan Vihara Buddha Ramsi Pandita Burhan, S. Ag, M.Si. (bara)
http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=99135:700-umat-buddha-hadiri-dhamma-talk-di-vihara-buddha-ramsi&catid=1041:21-juni-2011&Itemid=217
Sumber: 

Rabu, 09 Juli 2008

Pembangunan Vihara Buddha Ramsi Deli Tua Versi Thailand

Sebuah kabar gembira untuk teman-teman, di Deli Tua Sumatera Utara - Vihara Buddha Ramsi sedang dibangun Vihara ke 2 (Versi Thailand) yang letaknya di depan Vihara Buddha Ramsi yang sekarang. ...
Sumber: http://old.nabble.com/-INFO)-Pembangunan-Vihara-Buddha-Ramsi-Deli-Tua-Versi-Thailand-td18377890.html

Jumat, 17 Juni 2011

Minggu, Luang Phor Jamnean Seelassettho Bicara Dhamma di Vihara Buddha Ramsi


Medan, (Analisa)
YM Luang Phor Jamnean Seelassettho dari Krabi Thailand akan tampil pada acara Dhamma Talk yang digelar Pengurus Vihara Buddha Ramsi, Minggu (19/6) pukul 18.00 - 21.30 WIB di pelataran vihara tersebut Jalan Kebun Sayur No 13 Delitua.
Dhamma Talk bertema "Building Wisdom and Metta Dhamma atau Membangun Kebijaksanaan dan Cinta Kasih melalui Kebenaran" itu akan dihadiri sekitar 1000 umat Buddha.
Ketua Yayasan Vihara Buddha Ramsi, Pandita Burhan SAg, MSi didampingi Ketua Umum Pelaksana Kegiatan, Roland Tanpis dan Salim serta Gannudin/Gan Chin Huat kepada Analisa, Kamis (16/6) di Medan.
Pandita Burhan menjelaskan kegiatan itu bertujuan memberikan pencerahan kepada umat manusia tentang kebijaksanaan dan cinta kasih melalui ajaran Buddha Dhamma dan berdoa untuk keselamatan dan kebahagian bangsa Indonesia.
Kehadiran YM Luang Phor Jamnean Seelassetho di Vihara Buddha Ramsi adalah bagian dari roadshow keliling Indonesia mulai dari Jambi, Medan, Brastagi, Banda Aceh, Sabang, Tanggerang, Jakarata, Borobudur, Kediri, Surabaya, Makasar, Menado, Sorong dan Gorontalo.
Diceritakannya, YM Luangpor Jamnean Seelasettho berusia 75 tahun dan 54 vassa lahir di Provinsi Nakhonsridhumararth pada 1 Mei 1936 (2479 BE). Sejak usia 5 tahun, ayahandanya, Tuan Peth yang juga seorang pemenditasi handal mengajarkan Luangpor Jamnean Seelasettho untuk bermeditasi.
Gua Harimau
Di usia 20 tahun,ditahbis menjadi Bhikkhu dalam tradisi Theravada dan selama menjadi Bhikkhu, Luanpor dilatih meditasi Vipassana oleh Ajahn Dhammadaro di Wat Tow Kote. Setelah menjalankan Bikkhuan selama 17 tahun, Luanpor pindah ke sebuah desa kecil di Provinsi Surat Thani yang biasa disebut Ban Na San.
"Di sana beliau hanya sebentar belajar meditasi dan kemudian pindah ke Krabi Thailand Selatan dan disitulah dia menemukan Tum Sua/Gua Harimau. Tahun 1975, YM Luang Phor Jamnean Seelassettho kemudian mendirikan vihara dengan nama menakjubkan yakni Gua Harimau," ungkap Pandita Burhan.
YM Luang Phor Jamnean Seelassettho.lanjutnya dikenal di mancanegara sebagai "The Twelve of Buddhist Master for Teaching Meditation" karena setiap tahun rutin mengajarkan dhamma dan meditasi kepada kelompok buddhis seperti di California, Chicago,Malaysia, India, Myanmar, Singapura, Jerman dan Inggris. "Untuk kami mengimbau kepada umat Buddha untuk hadir guna suksesnya acara tersebut,"jelas Pandita Burhan.
Ditambahkannya, pada acara tersebut juga akan hadir Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Provsu, Ketut Supardi, SAg, MSi, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Sumut, Oni Hendra Kusuma serta sejumlah tokoh Buddhis lainnya seperti Fadil Srinaga, Toni Tukimin, Gannudin/Gan Chin Huat, Tamin, Abok Simbai, Ayong Ekajaya, Sunario, Amrin Susilo Halim serta tiga Bhikkhu Sangha dari Jakarta dan beberapa Bhikkhu Sangha dari Medan. (twh)

Selasa, 15 Maret 2011

Buddha Ramsi (Delitua) hadiri Mukerda VII Sekber PMVBI Sumut

Kisaran, (Analisa)

Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) VII Sekber Persaudaraan Muda-mudi Vihara, Vihara Buddhayana Indonesia (PMVBI) Sumut di Sekolah Perguruan Kisaran pada 5-6 Maret 2011berlangsung sukses.

Demikian siaran pers Wakil Ketua Sekber PMVBI Sumut, Kurniady, kepada Analisa, Jumat (11/3).

Dalam sambutannya, Bupati Asahan diwakili Kaban Kesbang dan Linas Kabupaten Asahan Buwono Prawana mengajak semua tokoh bersikap konstruktif, arif dan bijaksana serta terus bergandengan tangan dan merapatkan barisan menghadapi berbagai permasalahan yang timbul. Dia juga mengajak segenap masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat.

Turut hadir perwakilan Sangha Agung Indonesia Sumut Ony Hindrakusuma yang juga konsul kehormatan Kerajaan Belanda, Ketua MBI Asahan H Sutardyn, Ketua Sekber PMVBI Sumut Eddy Jonson, Ketua Yayasan Perguruan Diponegoro Halim Budiono, Magabudhi Asahan Josep Randy dan Yatiman serta yang mewakili Kapolres Asahan, DInas Pendidikan, Departemen Agama, FKUB dan para undangan.

Mukerda VII Sekber PMVBI diikuti 33 Pesaudaran Muda mudi Vihara / Cetiya se Sumu antara lain, PMV Adi Dharma Shanti, Borobudur, Loka Shanti, Metta Karuna, Dharma Wijaya, Atmavichara, Metta Jaya, HudCow, Sukong, Sakyamuni, Maha Manggala, Paramita, Mendut, Ratana Stupa Agung, Mitra Buddhis Centeer (Kota Medan.

Kemudian, PMV Buddha Paduma (Binjai), Buddha Ramsi (Delitua), Buddha Narada (Tanjungmorawa), Budi Abadi (Lubukpakam), Maha Dana, Avalokitesvara, Ekayana, Vidya Vajra Ganda (Tebingtinggi), Jetavana (Aekkanopan, Labura), Buddha Jayanti (Rantauprapat, Labuhanbatu), Avlokitesvara Padangsidimpuan, Avlokitesvara Sibolga, Vimala Dharma (Gunung Sitoli, Nias) dan tuan rumah PMV Swastimuni Kisaran, Asahan.

Di acara itu, turut dilaksanakan berbagai pelatihan untuk membekali pemuda Buddhayana antara lain pelatihan organisasi, dharmaduta, media komunikasi dan gelanggang anak buddhis.

Ketua Panitia Vivi Susanty menuturkan, pascapelaksanaannya acara harapan mendapalam terhadap sosialisasi dari setiap perwakilan PMV/Cetiya nya masing-masing sehingga membawa dampak perubahan positif bagi pengembangan Buddhisme di Indonesia. (rel/aln)
Sumber: analisadaily

Rabu, 15 Juni 2011

FABB Sumut Gelar Meditasi di Sibolangit

Sibolangit, (Analisa)
Forum Aktivis Buddhis Bersama (FABB) Sumut gelar kegiatan sepekan bersama dengan Bhante Vijaya Putta dari Jakarta. Bhante kelahiran Tanjung Leidong 17 Juni 1967 itu, mengawali wejangan dan meditasi di Vihara Adhi Dhrma Shanti di Jalan S Parman Gang Sawo Medan, Senin dan Selasa 13 dan Selasa 14 Juni, selanjutnya di Vihara Buddha Ramsi,
Kebun Sayur Delitua, Selasa14 dan Jumat 17 Juni serta di Vihara Dharma Aura Jalan Sunggal Gang Bakul, Kamis (16/7).
Ketua panitia Erica Winata Phenjaya didampingi Sekum FAAB Sumut, Yuvi Limbong menyebutkan, kegiatan puncak " Sepekan bersama Bhante Vijaya Putta" akan digelar di Green Hill Sibolangit Kabupaten Deli Serdang pada hari Sabtu 18 dan dan Minggu 19 Juni 2011.
Di acara puncak itu, diawali pembacaan doa bersama dan wejangan serta tanya jawab bersama Bhante Vijaya Putta, dilanjutkan dengan acara meditasi, seluruh peserta yang mendapat fasilitas menginap akan melakukan praktik meditasi yang dilengkapi dengan praktik Sila (Atthanga Sila/ Delapan Sila).
Menurut Erica dan Yuvi Limbong, tujuan acara ini, selain untuk mengenalkan meditasi kepada umat Buddha, juga mengajarkan bagaimana meditasi yang baik dan benar, membudayakan meditasi kepada masyarakat Buddhis sekaligus memberi tahu kepada masyarakat akan manfaat meditasi dalam kehidupan sehari hari ataupun berbagai hal lainnya seperti penyembuhan dari keluhan penyakit dan lainnya,.
"Sungguh sangat bermanfaat bagi para pesertanya yang mengikuti kegiatan ini sercara baik dan benar,’’ kata Yuvi Limbong.
Menurut Yuvi Limbong, untuk menutupi biaya peserta yang ditargetkan sebanyak 100 peserta, panitia mendapat bantuan dari sejumlah partisan dan para dermawan yang memiliki kepedulian untuk beramal dalam kegiatan ini..
"Kami memberikan kesempatan kepada para dermawan dan umat Buddhis untuk berbagi karma baik dengan berdana, yang akan disalurkan untuk bakti sosial (baksos) kepada warga pra sejahtera, yatim piatu, panti asuhan maupun aksi sosial masyarakat laiannya,’’ kata Yuvi Limbong. Titik kumpul peserta untuk berangkat ke Sibolangit, Sabtu (18/6) pukul 14.00 WIB dari Sekretariat FABB Sumut Jalan Sekip Baru Medan. (rel/abah)