Sabtu, 11 Februari 2012

Air Tirtanadi rusak di Delitua terasa sampai ke Belawan


Penyaluran Air PDAM Tirtanadi Macet
ilustrasi
Pelanggan air bersih PDAM Tirtanadi di Kota Medan bagian Utara mengeluhkan akibat tak lancarnya pasokan air ke rumah warga mereka sejak sebulan terakhir. Padahal, pasokan air bersih paling dibutuhkan warga.
Seperti diutarakan seorang pelanggar air bersih, Mutia (30) warga Lingkungan II Kelurahan Martubung, Medan Labuhan, Jumat (10/2) siang. Dia  menyampaikan, air PDAM Tirtanadi terkadang mengalir, bahkan  terkadang tidak. Namun, yang lebih membuat pelanggan geram setiap bulan harus tetap membayar tagihan rekening air.
“Hampir setiap hari kondisi air disini mati, padahal kewajiban kami membayar setiap bulannya selalu dipenuhi,” katanya kesal.
Dia mengatakan, tidak lacarnya pasokan air bersih dari PDAM Tirtanadi tanpa ada pemberitahuan, bahkan matinya air PDAM Tirtanadi tak tentu terkadang matinya mulai pagi hingga sore hari. “Seperti kemarin air mati dari jam 12.00 WIB hingga menjelang pukul 19.00 WIB. Kejadian ini sudah sebulan kami alami,” ungkapnya.
Akibat kondisi air yang tidak lancar itu, wanita pengelola salon di Jalan KL Yos Sudarso Km 16 Medan Labuhan ini mengaku berdampak terhadap terganggunya  pelanggan tempat usahanya. “Aku sangat kecewa atas pelayanan PDAM Tirtanadi karena dampaknya jelas merugikan bagi aku dan warga lainnya,” ucapnya.
Keluhan serupa juga diutarakan, Ningsih (31) warga Lorong Kesenian Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan. Menurut ibu dua anak ini, akibat dari tidak mengalirnya pasokan air bersih membuat warga di sekitar tempat tinggalnya kesulitan mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Untuk memenuhi kebutuhan masak, minum dan MCK terpaksa beli air galon itupun terpaksa antre,” ungkapnya.
Kepala Bidang (Kabid) Humas PDAM Tirtanadi Medan, Jumirin mengaku, ketidak lancaran pasokan air bersih ke ke pelanggan karena PDAM Tirtanadi tengah melakukan perbaikan instalasi di kawasan Deli Tua, Medan yang mengalami kebocoran.
Meski demikian keluhan para pelanggan akan ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan di lokasi. “Kami tetap respon keluhan para pelanggan, dan petugas teknik akan melakukan pengecekan ke lapangan nantinya,” cetusnya. (mag-17)

Tidak ada komentar: