Jumat, 27 Januari 2012

Di cafe Delitua komplotan curanmor Antar Kabupaten Ditangkap


KARO- Perseonel Polsek Tiga Panah menangkap tujuh tersangka komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) antar kabupaten, Rabu (25/1) dan Kamis (26/1). Para tersangka terdiri dari enam pria dan satu wanita ini diamankan dari lokasi terpisah.
Kapolres Tanah Karo AKBP Ig Agung Prasetyoko didampingi Kapolsek Tiga Panah AKP L Ambarita mengungkapkan, terbongkarnya sindikat kejahatan spesialis pencurian sepeda motor ini berawal dari laporan masyarakat atas hilangnya kenderaan mereka beberapa waktu lalu. Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian mengetahui identitas pelaku.
Namun tersangka Edi Saputra Barus (20), alias bupati, yang sebelumnya terlibat sejumlah kejahatan, sulit ditemukan dikarenakan kerap berpindah-pindah alamat.  Sekitar sepekan lalu, setelah disebar informasi daftar pencarian orang (DPO) oleh Polsek Tiga Panah ke sejumlah polsek di Sumatera Utara, akhirnya berhasil ditangkap di kafe di kawasan Delitua, Deli Serdang oleh personel Polsek Delitua karena terlibat penganiayaan terhadap kekasihnya.
Penangkapan tersangka Edi Saputra Barus ini dikoordinasikan ke Polsek Tiga Panah. Setelah menjalani pemeriksaan kasus penganiayaan terhadap pacarnya, pria bertubuh kurus dan memiliki tato di badan ini kembali ditangkap Sat Reskrim Polsek Tiga Panah di pintu keluar Mapolsek Delitua, selanjutnya dibawa ke Tanah Karo.
Dari pemeriksaan, Edi Saputra Barus bersama komplotannya kerap melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di Tanah Karo, Dairi dan  Siantar. Dari pengembangan kasus ini, polsi berhasil menangkap tiga rekan tersangka yang pernah bekerja sama dalam menjalankan aksinya yakni Jandekin Peranginangin (20), Budi (19) dan JDT (16).
Sedangkan tiga orang lainnya yang ditetapkan sebagai penadah adalah, Indra Sembiring (32) warga Sunggal, Boy Sitepu (19) dan Danta Br Peranginangin warga Kecamatan Tiga Panah. Sementara tiga tersangka lainnya yang ikut terlibat masih dalam pengejaran.
Edi Saputra Barus mengungkapkan, mereka telah melakukan 30 kali pencurian di tiga kabupaten/kota.
Lebih lanjut, pria yang diduga sebagai otak pelaku kasus ini menjelaskan, uang hasil penjualan sepeda motor dihabiskan untuk foya-foya.
Sementara itu, lima dari 30 kenderaan yang dicuri telah diamankan di Mapolsek Tiga Panah. Barang bukti yang disita, satu unit honda Tiger BK 2888 IR dan empat unit sepeda motor jenis bebek. Dua unit telah dipreteli dan dua lainnya dalam kondisi utuh.(wan)

Tidak ada komentar: