Selasa, 01 Oktober 2013

Meriam Cantik dari Kerajaan Delitua

Sumber: http://travel.detik.com/read/2013/10/01/182247/2374776/1519/meriam-jelmaan-putri-cantik-di-istana-maimun-medan?8800041024
Meriam Puntung di Istana Maimun (Fitraya/detikTravel)
Medan - Ketika berwisata ke Istana Maimun di Medan, jangan lewatkan sebuah bangunan kecil beratap ijuk di sisi kanan istana. Di dalamnya terdapat sebuah meriam buntung dengan legenda penjelmaan putri yang cantik.

detikTravel beberapa waktu lalu jalan-jalan ke Istana Maimun di Medan. Puas berkeliling istana, saya tertarik memasuki sebuah bangunan khas Batak beratap ijuk di sisi kanan istana.

Di depan pintu masuk terdapat sebuah prasasti besar buatan Dinas Pariwisata Kota Medan. Isinya rupanya penjelasan soal bangunan ini dan Legenda Meriam Puntung alias meriam buntung.

Disebutkan, Meriam Puntung adalah penjelmaan dari adik Putri Hijau dari Kerajaan Deli Tua bernama Mambang Khayali nan cantik jelita. Dia berubah menjadi meriam dalam mempertahankan istana dari serbuan Raja Aceh yang ditolak pinangannya oleh Putri Hijau.

Akibat laras meriamnya yang terlalu panas karena menembak terus menerus, maka akhirnya meriam pecah menjadi dua bagian. Ujung meriam yang merupakan bagian yang satu, melayang dan menurut dongeng jatuh di Kampung Sukanalu, Kecamatan Barus Jahe, Tanah Karo. Sedangkan bagian yang lain disimpan pada bangunan kecil di sisi kanan Istana Maimun.

Wah! Legenda yang menarik. Saya pun jadi penasaran dan masuk ke bangunan tersebut. Di dalamnya ada seorang ibu bernama Farida yang menjadi penunggu. Sementara, pengunjung membayar uang sukarela Rp 3.000 untuk kebersihan.

Ruangannya sekitar 4x6 meter. Ada semacam altar dengan atap berbentuk rumah Batak dan di bawahnya dibalut kain hijau. Di balik kain hijau itulah terdapat meriam buntung.

Nah rupanya, di bagian atas meriam ditabur aneka bunga-bunga. Menurut Farida, masyarakat ada yang percaya meriam ini membawa berkah.

"Iya ini Meriam Puntung kalau orang ada kaul (punya impian-red), kemari hari Senin, Kamis atau Jumat. Taruh bunga-bungaan," kata Farida yang suaminya masih keluarga Kesultanan Deli.

Ah, terlepas dari kepercayaan dan legenda yang ada, Meriam Puntung adalah kisah sejarah yang menarik. Sepotong kisah dari meriam yang sepotong juga, Meriam Puntung menambah pengalaman menarikwisatawan yang mengunjungi Istana Maimun Medan.

Tidak ada komentar: